Bupati Karawang Menyapa 30 Kecamatan, Teguhkan Komitmen Jaga Karawang sebagai Lumbung Padi

 

KARAWANG |MEDIAMANDALIKA.NET – Rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Karawang ke-393 berlangsung meriah melalui kegiatan “Bupati Karawang Menyapa 30 Kecamatan dan Harmoni Nusantara”.

Kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi dan kebersamaan antara pemerintah daerah dengan masyarakat, sekaligus menampilkan keberagaman seni, budaya, serta potensi yang dimiliki 30 kecamatan di Kabupaten Karawang.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Karawang Hj. Aep Saepulloh menegaskan komitmennya untuk menjaga identitas Kabupaten Karawang sebagai salah satu daerah penting dalam ketahanan pangan, khususnya sebagai lumbung padi Jawa Barat.

Menurut Bupati, pembangunan daerah harus terus berjalan seiring dengan upaya mempertahankan sektor pertanian, menjaga kebudayaan, serta memperkuat semangat kebersamaan masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Karawang.

“Karawang harus terus maju, tetapi kita juga harus menjaga jati diri, budaya dan pertanian. Karawang memiliki sejarah sebagai lumbung padi yang harus terus kita pertahankan,” demikian semangat yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.

Kegiatan Bupati Karawang Menyapa 30 Kecamatan turut dihadiri berbagai unsur pemerintahan dan masyarakat, di antaranya Forkopimda, Ketua DPRD Kabupaten Karawang beserta anggota DPRD, para kepala perangkat daerah, pimpinan organisasi, Kapolresta Karawang, Dandim, serta jajaran Kejaksaan Negeri Karawang.

Kehadiran berbagai unsur tersebut menjadi gambaran pentingnya sinergi dan kolaborasi dalam membangun Kabupaten Karawang agar semakin maju, harmonis, sekaligus tetap memiliki jati diri.

Suasana semakin meriah dengan penampilan seni dan budaya dari 30 kecamatan. Masing-masing wilayah menampilkan beragam kreativitas dan potensi seni yang menjadi bagian dari kekayaan budaya Kabupaten Karawang.

Mengusung semangat “Karawang Motekar”, kegiatan tersebut mencerminkan masyarakat Karawang yang kreatif, aktif, inovatif, serta mampu menjaga nilai-nilai budaya di tengah perkembangan zaman.

Sementara itu, konsep Harmoni Nusantara menjadi simbol persatuan dalam keberagaman. Berbagai seni, budaya dan kreativitas masyarakat dari berbagai wilayah dipertemukan dalam satu panggung sebagai bentuk kebersamaan seluruh elemen masyarakat Kabupaten Karawang.

Momentum Hari Jadi Kabupaten Karawang ke-393 pun diharapkan tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial. Lebih dari itu, peringatan tersebut menjadi pengingat bahwa kemajuan daerah membutuhkan sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, aparat penegak hukum, organisasi masyarakat, dunia usaha, serta seluruh masyarakat.

Dengan semangat Karawang Motekar dan Harmoni Nusantara, Kabupaten Karawang diharapkan mampu terus berkembang menjadi daerah yang maju dan berdaya saing, tanpa meninggalkan akar budaya serta tetap menjaga peran pentingnya sebagai salah satu daerah penyangga ketahanan pangan di Jawa Barat.

Karawang maju, budaya terjaga, pertanian tetap berjaya.


(wamdu)