“Viral di TikTok, Kasus Pembunuhan Dina Oktaviani Karyawati Alfamart Keluarga Korban Minta Bantuan Dedi Mulyadi Gubernur Jawa Barat

 



KARAWANG|MEDIAMANDALIKA.NET|–Keluarga Dina Oktaviani (21), karyawati minimarket Alfamart Rest Area KM 72A ruas Tol Cipularang, Kabupaten Purwakarta, meminta pendampingan hukum kepada Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

Permintaan tersebut disampaikan melalui unggahan video di akun TikTok @dinaoktavianiii7 pada Jumat (8/5/2026). Dalam video yang beredar, pihak keluarga berharap adanya perhatian dan pengawalan terhadap proses hukum kasus pembunuhan yang menimpa Dina.



Keluarga menilai proses persidangan yang berjalan selama ini kurang terbuka. Mereka juga mengaku kesulitan memperoleh informasi terkait perkembangan sidang dan merasa adanya sejumlah kejanggalan, termasuk penundaan sidang putusan yang sebelumnya dijadwalkan digelar pada pekan ini.

Pihak keluarga juga mengaku sempat tidak diizinkan masuk ke ruang sidang dengan alasan kasus tersebut dianggap terlalu sensitif, padahal mereka merupakan keluarga korban.

Kasus tragis yang menewaskan Dina Oktaviani terjadi pada awal Oktober 2025. Korban diketahui tewas dibunuh oleh atasannya sendiri, Heryanto (27), yang saat itu menjabat sebagai kepala toko di minimarket tempat korban bekerja. hanyut hingga ditemukan di wilayah Dusun Munjul Kaler, Desa Curug, Karawang.

‎Selain membuang jasad korban, pelaku juga sempat membakar sejumlah barang milik korban untuk menghilangkan bukti, dan menjual beberapa barang berharga seperti sepeda motor, perhiasan, serta barang pribadi korban lainnya.
‎Barang bukti tersebut sebagian dibakar dan sebagian dijual oleh pelaku. Namun dari hasil olah TKP, kami berhasil menemukan dan menetapkan sejumlah barang sebagai alat bukti, kata Uyun.
‎Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana, Pasal 338 KUHP, serta Pasal 6 huruf b junto Pasal 15 ayat 1 huruf c Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS)

Unggahan tersebut kini ramai mendapat perhatian warganet yang turut memberikan dukungan agar keluarga korban mendapatkan keadilan dan pendampingan hukum yang layak.