KARAWANG — Euforia kemenangan Persib Bandung dalam kompetisi sepak bola nasional musim ini memicu gelombang perayaan dari para pendukungnya, Bobotoh, di berbagai penjuru Kabupaten Karawang pada Minggu (24/5). Ribuan suporter tumpah ruah ke jalanan, mengubah suasana kota menjadi lautan warna biru sebagai bentuk ekspresi kegembiraan atas gelar juara yang diraih Maung Bandung.
Pusat konsentrasi massa terpantau di kawasan Alun-Alun Karawang hingga sepanjang jalan protokol. Iring-iringan kendaraan roda dua dan empat yang beratribut Persib terus berdatangan, diiringi sorak-sorai yel-yel kebanggaan. Meski volume kendaraan sempat meningkat tajam, situasi di lapangan secara umum tetap terjaga dalam koridor yang aman dan kondusif.
Langkah Preventif dan Pengamanan Humanis
Kapolres Karawang, AKBP Fiki N. Ardiansyah, turun langsung memimpin pemantauan di titik-titik rawan kemacetan. Pihak kepolisian tidak menerapkan penutupan jalan secara total, melainkan melakukan rekayasa lalu lintas situasional untuk mengurai kepadatan agar aktivitas masyarakat umum lainnya tetap dapat berjalan.
Dalam arahannya di lapangan, AKBP Fiki menekankan pentingnya pendekatan yang humanis namun tegas. Personel gabungan yang disiagakan telah dibekali instruksi untuk mengarahkan suporter agar tidak melakukan konvoi yang menutup jalur utama secara berlebihan atau melanggar aturan lalu lintas seperti penggunaan knalpot bising yang meresahkan.
“Kami sudah menyiapkan skema pengamanan sejak awal untuk mengantisipasi lonjakan massa. Fokus kami adalah memastikan euforia ini tidak memicu gesekan dan tetap dalam batas kewajaran. Kami sangat berterima kasih karena para Bobotoh di Karawang sangat kooperatif mengikuti arahan anggota kami di lapangan,” ujar AKBP Fiki di sela-sela pemantauan.
Kedewasaan dalam Merayakan Kemenangan
AKBP Fiki secara khusus menyoroti kedewasaan para suporter yang dinilainya meningkat pesat. Menurutnya, kesadaran kolektif dari komunitas Bobotoh di Karawang untuk saling menjaga ketertiban menjadi kunci utama terjaganya situasi kondusif selama perayaan berlangsung.
“Ini adalah contoh positif bahwa selebrasi kemenangan besar bisa dilakukan dengan cara-cara yang damai dan penuh kebersamaan. Masyarakat Karawang dan Bobotoh telah membuktikan bahwa mereka bisa merayakan kebanggaan tanpa harus mencederai ketertiban umum,” tambahnya.
Hingga Minggu malam, petugas kepolisian masih bersiaga di sejumlah titik strategis untuk memastikan proses pembubaran massa pasca-perayaan berjalan lancar hingga situasi kembali normal sepenuhnya. Kapolres juga kembali mengimbau kepada seluruh masyarakat yang merayakan untuk tetap mengutamakan keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya saat dalam perjalanan pulang ke rumah masing-masing.
(Angga Subarja)
